Retas Sejarah

Items
Aktivitas

Justus M. van der Kroef, “Petrus: Patterns of Prophylactic Murder in Indonesia”, Asian Survey, Vol. 25, No. 7 (Jul., 1985), pp. 745-759 http://www.jstor.org/stable/2644242

Artikel ini mencoba membahas dan menyampaikan proses dan cara kerja perebutan kekuasaan territorial serta “pemberantasan” kriminalitas oleh Negara dalam bentuk keamanan lokal (siskamling) dan petrus. Van der Kroef dalam tulisannya mencoba membuat paparan umum tentang kondisi dari apa yang terjadi di masa 80-an. Konteks ekonomi politik juga dinyatakan oleh penulis sebagai latar belakang masalah kriminalitas yang muncul. Krisis ekonomi, banyaknya pengangguran, serta bahaya laten PKI disebutkan muncul sebagai latar belakang “pemberantasan” kriminalitas di masa itu. Namun dalam pembacaan saya dari tulisan van der Kroef, apa yang terjadi di masa itu terkait dengan upaya pemerintah merupakan suatu usaha pertunjukan kekuasaan dalam institusi bernama Negara.

Read More

Joshua Barker, “State of Fear: Controlling the Criminal Contagion in Suharto’s New Order”, Indonesia 66 (October 1998), pp. 7-42.

Artikel ini membahas proses perebutan kekuasaan territorial atas kriminal oleh Negara dalam bentuk siskamling dan petrus. Barker mengamati bentuk pengawasan ini pada masa orde baru di 80’an dan proses reteritorialisasi simbolik setelah kejatuhan Suharto. Dalam porsi yang minimalis dan tidak begitu spesifik, ia tak luput mendekatkan konteks ekonomi politik di jaman orde baru. Latar belakang historis diantaranya adalah: meredupnya oil boom, pemotongan subsidi energi dan makanan, demo mahasiswa, kekuasaan penting militer dan ancaman kemunculan PKI. Namun demikian, ia berpendapat bahwa momok kriminal dapat dipahami sebagai dua poin penting; gejala kelemahan Negara; dan alasan yang nyaman untuk mengatasi kelemahan tersebut.

Read More
Read More
Read More
Read More